2016

Jasa Pembuatan Kandang Ayam Modern

kandang ayam modern
kandang ayam modern
Kami adalah perusahaan yang telah lama berkecimpung dengan Jasa Pembuatan Kandang Ayam Modern, ingin memberikan konstribusi bagi peternakan dan usaha ayam potong, agar hasil keuntungan yang di dapat semaksimal mungkin

Kandang Ayam dan Jenis Ayam berdasarkan fungsinya

Kandang adalah struktur atau bangunan di mana hewan ternak dipelihara. Kandang seringkali kategorikan menurut jumlah hewan yang menempatinya missal :
KANDANG AYAM
KANDANG AYAM
  1. Ada yang hanya berupa satu bangunan satu hewan
  2. Satu bangunan banyak hewan namun terpisah sekat
  3. Satu bangunan diisi banyak hewan tanpa sekat
Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.
Kandang ayam dapat disebut dengan chicken tractor atau chicken coop (untuk ayam yang dikandangkan di pekarangan rumah); battery cage (kandang ayam petelur yang sangat sempit); dan furnished cage (battery cage dengan kondisi yang lebih baik).
Beberapa macam kandang antara lain :
  • Kandang kuda umum disebut dengan stable atau stall
  • Kandang kambing umum disebut dengan goat pen atau goat stable
  • Kandang sapi disebut dengan cow shed
  • Kandang ikan di Indonesia disebut dengan keramba
Untuk jenis hewan ternak lain, biasanya menyatu dengan bangunan pertanian lain dan disebut dengan gudang pertanian (barn) atau dipelihara dalam bangunan besar dalam sebuah sistem yang disebut dengan peternakan pabrik (factory farming).
Di website kandangayam.net khusus membahas Kandang Ayam oleh karna itu kita harus mengetahui Jenis ayam dan fungsi dari ayam itu untuk kehidupan kita
Semua ayam yang ada di dunia ini pada dasarnya adalah ayam peliharaan, adapun pengertian ayam peliharaan adalah
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM CLOSE HOUSE
KANDANG AYAM CLOSE HOUSE
KANDANG AYAM CLOSE HOUSE
Ayam peliharaan (Gallus gallus domesticus) adalah unggas yang biasa dipelihara orang untuk dimanfaatkan untuk keperluan hidup pemeliharanya. Ayam peliharaan (selanjutnya disingkat “ayam” saja) merupakan keturunan langsung dari salah satu subspesies ayam hutan yang dikenal sebagai ayam hutan merah (Gallus gallus) atau ayam bangkiwa (bankiva fowl). Kawin silang antarras ayam telah menghasilkan ratusan galur unggul atau galur murni dengan bermacam-macam fungsi; yang paling umum adalah ayam potong (untuk dipotong) dan ayam petelur (untuk diambil telurnya). Ayam biasa dapat pula dikawin silang dengan kerabat dekatnya, ayam hutan hijau, yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar.
Dengan populasi lebih dari 24 milyar pada tahun 2003, Firefly’s Bird Encyclopaedia menyatakan ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya. Ayam memasok dua sumber protein dalam pangan: daging ayam dan telur.
Sudut pandang tradisional peternakan ayam dalam domestikasi spesies ini termaktub dalam Encyclopædia Britannica (2007): “Manusia pertama mendomestifikasi ayam asal India untuk keperluan adu ayam di Asia, Afrika, dan Eropa. Tidak ada perhatian khusus diberikan ke produksi telur atau daging
Biologi dan habitat
Ayam peliharaan berasal dari domestikasi ayam hutan merah (ayam bangkiwa, Gallus gallus) yang hidup di India. Namun demikian, pengujian molekular menunjukkan kemungkinan sumbangan plasma nutfah dari G. sonneratii, karena ayam hutan merah tidak memiliki sifat kulit warna kuning yang menjadi salah satu ciri ayam peliharaan.
Ayam menunjukkan perbedaan morfologi di antara kedua tipe kelamin (dimorfisme seksual). Ayam jantan (jago, rooster) lebih atraktif, berukuran lebih besar, memiliki jalu panjang, berjengger lebih besar, dan bulu ekornya panjang menjuntai. Ayam betina (babon, hen) relatif kecil, berukuran kecil, jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan, berjengger kecil, dan bulu ekor pendek. Perkelaminan ini diatur oleh sistem hormon. Apabila terjadi gangguan pada fungsi fisiologi tubuhnya, ayam betina dapat berganti kelamin menjadi jantan karena ayam dewasa masih memiliki ovotestis yang dorman dan sewaktu-waktu dapat aktif.
Sebagai hewan peliharaan, ayam mampu mengikuti ke mana manusia membawanya. Hewan ini sangat adaptif dan dapat dikatakan bisa hidup di sembarang tempat, asalkan tersedia makanan baginya. Karena kebanyakan ayam peliharaan sudah kehilangan kemampuan terbang yang baik, mereka lebih banyak menghabiskan waktu di tanah atau kadang-kadang di pohon.
Ayam berukuran kecil kadang-kadang dimangsa oleh unggas pemangsa, seperti elang.
Macam-macam Ayam
Karena ayam termasuk unggas peliharaan populer dan murah, muncul berbagai istilah teknis akibat kegiatan penangkaran dan peternakan ayam.
Berdasarkan fungsi dari ayam
Menurut fungsinya, orang mengenal
  • ayam pedaging atau ayam potong (broiler), untuk dimanfaatkan dagingnya
  • ayam petelur (layer), untuk dimanfaatkan telurnya
  • ayam hias atau ayam timangan (pet, klangenan), untuk dilepas di kebun/taman atau dipelihara dalam kurungan karena kecantikan penampilan atau suaranya (misalnya ayam katai dan ayam pelung; ayam bekisar dapat pula digolongkan ke sini meskipun bukan ayam peliharaan sejati)
  • ayam sabung, untuk dijadikan permainan sabung ayam
Istilah ayam sayur dipakai untuk ayam kampung atau ayam aduan yang selalu kalah, dan tidak diseleksi khusus sebagai ayam pedaging.
Berdasarkan ras ayam
Ayam “bantam” adalah istilah bahasa Inggris untuk ayam katai atau setengah katai hasil seleksi.
Di Indonesia dikenal istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras, atau kampung). Dalam pengertian “ayam ras” menurut istilah itu yang dimaksud sebenarnya adalah ras yang dikembangkan untuk usaha komersial massal, seperti Leghorn (“lehor”). Ke dalam kelompok ayam buras terdapat pula ras lokal ayam yang khas namun tidak dikembangkan untuk usaha komersial massal. Ayam-ayam ras lokal demikian sekarang mulai dikembangkan (dimurnikan) sebagai ayam sabung, ayam timangan (pet), atau untuk acara ritual. Berikut ini adalah ras lokal ayam di Nusantara yang telah dikembangkan untuk sifat/penampilan tertentu:
  • Ayam pelung, ras lokal dan unggul dari Priangan (Kabupaten Cianjur) yang memiliki kokokan yang khas (panjang dan bernada unik), termasuk ayam hias
  • Ayam kedu (termasuk ayam cemani), ras lokal dan mulia dari daerah Kedu dengan ciri khas warna hitam legam hingga moncong dan dagingnya, termasuk ayam pedaging dan ayam hias
  • Ayam nunukan, ras lokal dan mulia dari Nunukan, Kaltim, dengan bentuk badan tegap dan ukuran besar, keturunan ayam aduan, termasuk ayam pedaging dan hias
Terdapat pula beberapa istilah untuk menyebut penampilan fenotipe khas tertentu namun sifat itu tidak selalu eksklusif milik ras tertentu, seperti
  • Ayam walik (frizzle), ayam dengan bulu yang tidak menutupi badan tetapi tegak berdiri
  • Ayam bali, ayam dengan leher tidak berbulu dan jambul di kepalanya, sekarang mulai dibiakmurnikan
  • Ayam katai (bantam), istilah umum untuk ayam dengan ukuran kecil (proporsi panjang kaki dengan ukuran badan lebih kecil daripada ayam “normal”), terdapat berbagai ras lokal dan ras murni seleksi yang masuk kategori ini
  • Ayam ketawa, ayam (jantan) seleksi dengan suara kokok terputus-putus seperti orang tertawa, diduga pertama kali sengaja diseleksi di Sulawesi Selatan, tetapi sekarang telah tersebar di berbagai tempat.
Untuk lebih lengkapnya tentang PERALATAN KANDANG AYAM yang kami jual
PERALATAN KANDANG AYAM
PERALATAN KANDANG AYAM
Macam Macam Ayam Hias
Kalau kamu punya halaman atau pekarangan yang luas di sekitar rumah, ada baiknya dimanfaatkan untuk memelihara hewan. Salah satunya Ayam Hias. Hewan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Banyak orang yang memelihara di rumahnya sebagai hobi dan bahkan di jadikan bisnis. Sudah jadi rahasia umum, bahwa memiliki hewan peliharaan di rumah bisa menghindarkan kita dari stress.
Ayam hias berbeda dengan ayam biasa yang sering kita makan. Ayam hias memiliki bentuk tubuh yang berbeda dengan ayam potong. Selain itu, ukuran mereka dan warna bulu mereka sangat indah dan unik. Bahkan ada yang suaranya lucu. Oke deh, kita langsung aja bahas beberapa jenis Ayam hias, diantaranya:
Ayam Sumatra merupakan ayam asli Indonesia yang berasal dan berkembang di Sumatra Barat. Oleh karena itu, ayam ini di beri nama ayam sumatra. Ayam sumatra memiliki ciri-ciri, yaitu: perawakannya yang tegap, gagah tapi ukuran tubuhnya kecil. Ayam jantannya memiliki ukuran kepala yang kecil tapi tenggorokannya lebar. Memiliki paruh yang pendek, kukuh dan berwarna hitam. Kupingnya kecil berwarna merah atau hitam.
Ayam kate berperawakan kecil, berkaki pendek dan unik karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan ayam biasa, terutama dalam hal keindahan bulu, jengger, penampilan fisik dan tingkah laku. Ada beberapa macam ayam kate, antara lain:
  • Ayam kate lokal
  • Ayam kate batindo
  • Ayam kate Bangkok
  • Ayam kate Emas
  • Ayam kate cochin
  • Ayam kate kaki pedang
Ayam Serama Dulu kita mengenal ayam kate sebagai ayam terkecil di dunia, sekarang gelar itu di ambil oleh ayam serama. Ayam yang berasal dari negeri jiran ini, banyak dikenal dengan sebutan kate serama, padahal ayam serama berbeda dengan ayam kate, ayam serama merupakan ayam yang memiliki bobot lebih kecil dari ayam kate, berat mereka hanya sekitar 8 ons atau 1 kg saja. Sedangkan ayam serama betina hanya berat kurang dari 5 ons.
Ayam ini cukup banyak penggemarnya di Indonesia, selain di karenakan tubuhnya yang mungil tapi juga bentuk tubuhnya yang unik. Yang unik dari ayam ini selain bentuk tubuhnya yang kecil adalah ayam dapat membusungkan dadanya sehingga terlihat gagah, jika dilihat dari foto diatas mereka terlihat seperti huruf “S”.
Poland
Ayam Poland Atau sering juga disebut Black Poland, walaupun namanya memiliki embel-embel polland ternyata ayam ini tidk berasal dari polandia, kampung halaman ayam ini ialah russia. Mereka ini merupakan jenis ayam yang unik karena bentuk mereka yang sering menjadi sorotan banyak orang warnanya hitam mulus, ayam jantan punya jengger seperti tanduk atau berbentuk V dan berwarna merah cerah, dibelakang jengger ada jambul atau bulu mahkota yang panjang, lebat dan kaku yang berwarna putih. Jengger ayam betina tidak nampak karena tertutup bulu mahkota yang berbentuk kribo.
Dibeberapa negara ayam ini sering dijadikan ayam lomba, dimana keunikan bentuk mereka yang menajdi penilaiannya, makin cantik bentuk jambul mereka maka makin bagus penilaian dari juri – juri. Sebagai ayam hias maka memang jarang sekali ayam polland dijadikan ayam potong, tetapi membudidayakan mereka tergolong sulit karena beberapa kasus ayam polland sering membunuh anaknya sendiri yang baru menetas.
Cemani
Ayam cemani merupakan jenis ayam yang berkembang di daerah Magelang dan Temanggung, Jawa tengah. Namun, saat ini ayam cemani sudah tersebar di berbagai daerah Indonesia. Karena warna mereka yang hitam pekat maka banyak orang melambangkan ayam setan kepada ayam ini, tetapi ayam cemani juga mitosnya dipercaya sebagai ayam yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit sehingga ayam ini banyak diburu oleh orang banyak.
Hutan
Ayam hutan sendiri memiliki beragam jenis, yaitu:
  1. Ayam Hutan Kelabu atau Gallus sonneratii. Ayam ini berukuran sedang, ayam jantan dengan panjang sekitar 80cm. Ayam betina berukuran lebih kecil, dengan panjang sekitar 38cm. Ayam hutan jantan memiliki bulu-bulu leher, tengkuk dan mantel berwarna kelabu berbintik hitam-putih dengan kulit muka merah, bercak putih di telinga, paruh kuning kecoklatan, iris mata kuning. Ekor hitam keunguan dengan bulu tengah ekor yang panjang dan melengkung ke bawah. Sisi bawah tubuh berwarna kelabu bergaris putih dan kakinya berwarna kuning kemerahan terang dengan sebuah taji. Ayam hutan kelabu tersebar dan endemik di hutan tropis bercuaca kering di India bagian tengah, barat dan selatan. Ayam betina biasanya menetaskan antara tiga sampai lima butir telur berwarna putih atau putih kemerahan yang dierami oleh induk betina selama kurang lebih tiga minggu.
  2. Ayam Hutan Hijau atau Gallus Various. Ayam jantan memiliki ukuran panjang sekitar 70 cm dan berat badannya sekitar 0,7-1,5 kg. Bulu dada hitam berbaur hijau mengkilap dengan ujung ke kuning-kuningan, bulu ekor panjang melengkung, berwarna hitam. Bulu leher kecil-kecil, merah kekuning-kuningan, jengger bulat rata, pial tunggal dan bunyi kokoknya ce-ki-krek. Ayam hutan hijau betina memiliki ciri panjang kira-kira 40 cm, bulunya kuning pucat, beratnya 0;5 – 0,8 Kg dan produksi telur 3 – 5 butir/ musim.
  3. Ayam hutan Merah atau Gallus-gallus. Ayam hutan merah merupakan jenis ayan hutan yang penyebarannya cukup luas, antara lain di Indonesia, China, dan India. Jenis ayam ini memiliki 5 sub spesies, antara lain: gallus-gallus di Sumatra dan Sulawesi dan gallus-gallus bankiva di Pulau Jawa dan Madura. Sedangkan ketiga spesies lainnya terdapat di luar Indonesia, yaitu di India dan Bangladesh terdapat gallus-gallus murghi, di Myanmar dan vietnam terdapat gallus-gallus spadiceus, dan di China Selatan dan Hainan terdapat gallus-gallus jaboullei. Ayam Hutan Merah (Gallus-gallus bankiva) yang tersebar di pulau Jawa dan Madura mempunyai bobot dewasa jantan 0,7 Kg dan betina 0,4 Kg.
Ayam Batik Walaupun bernama ayam batik tetapi ayam ini bukan berasal dari indonesia, habitat asli mereka berasal dari Eropa yang dikenal juga dengan nama Sebrict Bantam di Inggris, banyak orang juga mengira ini adalah ayam yang berasal dari italia tetapi itu pun salah kampung halaman ayam ini adalah inggris. Warna bulunya berukir-ukir seperti batik dengan motif sisik ikan yang jelas dan rapih. Memiliki warna dasar coklat kemerahan atau kekuningan dan disebut Batik Kanada, serta yang berwarna dasar putih keperakan disebut Batik Italy. Bukan hanya di indonesia, ayam ini juga telah memikat hati banyak orang di dunia sehingga penyebaran ayam ini telah meluas ke seluruh dunia.
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM MODERN
KANDANG AYAM MODERN
KANDANG AYAM MODERN
Ayam bekisar merupakan hewan khas Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, jenis ayam yang menjadi kebanggan orang yang berasal dari jawa timur. Ayam bekisar merupakan jenis ayam hasil persilangan antara ayam kampung betina dengan ayam hutan hijau. Ciri-ciri khusus dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher yang ujungnya bulat / lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago biasa maka akan terlihat jelas. Warna bulunya lebih indah, berdasarkan warna bulunya ada 3 jenis ayam bekisar:
  • Ayam Bekisar Putih
  • Ayam Bekisar Hitam
  • Ayam Bekisar Multi Warna
Ayam balenggek merupakan jenis ayam yang berasal dari kabupaten Solok, Sumatra Barat. Ayam ini sangat pandai dalam berkokok dengan suara merdu yang iramanya bersusu-susun, panjang sampai terdiri dari 6 hingga 14 suku kata. Jenis ayam ini dibedakan menjadi 3 macam, berdasarkan bentuk fisiknya, atara lain:
  • Yungkilok Gadang
  • Ratiah
  • Randah Batu
Ayam Pelung merupakan ayam lokal asli Indonesia yang berkembang di daerah Cianjur dan Sukabumi Jawa Barat. Ciri-cirinya: bertubuh besar, tegap dan saat berdiri tegak temboloknya tampak menonjol. Kakinya panjang dan kuat dengan paha yang berdaging tebal. Ayam jantannya memiliki wilah yang besar, tegak, bergerigi dan berwarna merah cerah sedangkan pada ayam betina tidak berkembang dengan baik.
Ayam nunukan merupakan jenis ayam yang berkembang di Pulau Tarakan, Kalimantan Timur dan diduga berasal dari China. Ayam ini memiliki ciri-ciri, antara lain: Bulu sayap dan ekornya tidak dapat berkembang dengan sempurna, warna bulunya merah cerah atau merah kekuning-kuningan, kaki dan paruhnya kuning atau putih kekuning-kuningan, serta pial dan jenggernya berwarna merah cerah. Anakan ayam nunukan yang berumur 45 hari cenderung berbulu kapas. Berat badan ayam jantan dewasa 3,4 – 4,2 kg dan betina 1,6 – 1,9 kg. Produksi telur per tahun sekitar 120 -130 butir dengan berat per butir sekitar 40 – 60 gram.
Ayam Ketawa Seperti namanya ayam ini memang memiliki suara seperti orang yang sedang tertawa, suaranya yang khas menjadikan ayam ini sebagai ayam aduaan, kategori suara mereka terbagi menjadi 3 pertama suara ketawa gretek, suara dangdut dan suara slow. tetapi untuk kalian yang ingin memelihara mereka untuk dijadikan binatang hias dirumah ayam ini tepat untuk kalian pilih selain suaranya khas ayam ini juga akan menjadi sorotan banyak orang.
Ayam Onagodari  ini berasal dari Jepang, mereka memiliki 2 warna bulu berwarna putih bersih dan ada juga yang berwarna hitam. Keunikan dari ayam ini ialah ekor mereka yang merumbai-rumbai panjang, panjang ekor ayam ini bisa mencapai 1,5 meter sehingga kalian perlu kandang yang cukup istimewa panjang untuk memelihara mereka. Di jepang sendiri ayam ini memiliki gelar terhormat karena kaisar jepang tertarik untuk memilihara ayam onagodari di kediamannya. Mereka termasuk ayam manja, karena jika kalian tidak memberikan pakan yang biasa dimakan maka ayam ini akan mogok pakan, sungguh ayam yang unik.
Ayam Kapas Kemungkinan berasal dari China, memiliki bulu seperti kapas yang mengembang berdiri sehingga tampak besar dari kejauhan. Warna bulunya putih, dibelakang jengger terdapat jambul yang tumbuhnya mengarah ke belakang. Bobot ayam jantan 0,8 kg dan betina 0,6 kg.Bulu mereka yang panjang memang berfungsi untuk menjaga tubuh mereka tetap hangat saat iklim ekstrim di china yang terkadang datang tiba-tiba. Sama seperti ayam poland karena keunikan bulu, ayam ini sering dijadikan ayam lomba di beberapa negara.
Ayam Cochin ini merupakan ayam yang berasal dari china tetapi berkembang di inggris, selain inggris ayam ini juga banyak di ternak di prancis oleh pengembang asal vietnam. Ayam hias yang memiliki keunikan karena terdapat banyak bulu dikakinya jadi nampak seperti ayam yang menggunakan sepatu bulu. Banyak orang mengatakan bahwa mudah untuk merawat mereka terlebih sama seperti ayam lain mereka hanya perlu diberi pakan jagung dan mereka biasa mencari makan sendiri di rerumputan.
Demikianlah beberapa jenis Ayam dari belahan dunia. Silakan mengkoleksi ayam ayam tersebut sebelum punah.
Setelah diatas kita membedah tentang ayam sekarang waktunya untuk membedah tentang kandang ayam
KANDANG AYAM bagaimana model kandang ayam yang baik dan benar ?…Model kandang ayam tergantung dari jenis dan fungsi dari ayam itu sendiri, karna setiap ayam berbeda fungsi dan kegunaan untuk hidup kita, kami disini hanya akan membahas jenis kandang ayam pedaging dan petelur modern, karna kebutuhan ayam pedaging dan petelur sangat membantu kebutuhan pangan dalam kehidupan kita sehari hari :
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM PEDAGING

KANDANG AYAM PEDAGING
KANDANG AYAM PEDAGING
Kandang Ayam Modern khusus Ayam Pedaging , Ayam Potong atau Ayam Petelur
Ditengah persaingan yang tinggi, maka effisiensi dan penekanan biaya menjadi hal yang harus dilakukan, salah satunya dengan menciptakan kandang yang lebih ekonomis serta berdaya tahan lama, serta effisien.
Salah satu inovasi adalah kandang ayam pedaging atau ayam potong bertingkat, dengan sistem full otomatis dari feeding system, nippple system maupun penanganan kotoran.
Keuntungan kandang ini  adalah sangat effisien tempat, karena dalam satu kandang bisa dibuat sampai 6 tingkat, sebagai contoh untuk ukuran 12 x 120 m, jika dibuat 3 tingkat bisa menampung sampai 48 ribu ayam, hampair 3 kali lipat kandang biasa dengan asumsi afkir 2 kg.
Kalau dilihat biaya equipment per ekor ayam sistem ini memang lebih mahal dengan sistem yang ada sekarang ini, akan tetapi kalau dihitung secara keseluruhan termasuk biaya pembuatan bangunan kandang sistem ini jauh lebih murah, sebagaimana yang disampaikan kontraktor bangunan kandang untuk membuat kandang dengan kontruksi baja sekarang ini biayanya sekitar Rp. 1.500.000/m2.
Merencanakan Pembangunan Kandang dan Peralatannya
Kandang merupakan salah satu komponen yang ikut menentukan keberhasilan usaha peternakan. Jika tidak direncanakan dan dirancang dengan baik, kandang bisa mempengaruhi performa ayam ke depannya. Contohnya, ketika kandang dibuat terlalu lebar (> 7 meter), padahal lebar kandang yang direkomendasikan tidak lebih dari 7 meter. Imbasnya kenyamanan ayam akan terganggu karena semakin lebar kandang, ayam akan semakin sulit mendapatkan udara segar akibat sirkulasi atau pergerakan udara yang lambat. Jika sudah seperti ini, peternak tidak mungkin membongkar kandang dan membangun ulang, melainkan harus mengeluarkan uang lebih untuk menambahkan kipas angin (fan).
Selain kandang, peternak juga perlu menyediakan peralatan kandang “sekomplit” mungkin agar semua kebutuhan ayam, terutama ransum dan air minum, bisa dipenuhi dengan baik.
Kenyamanan Sebagai Kunci Awal Perencanaan Pembangunan Kandang
Pada prinsipnya, kandang yang baik adalah kandang yang sederhana, biaya pembuatannya murah, dan memenuhi persyaratan teknis (Martono, 1996). Namun dari semua unsur itu, intinya kandang harus dibuat senyaman mungkin untuk ayam.
Kandang yang nyaman adalah kunci utama untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas yang optimal. Di dalam kandang ini semua kebutuhan untuk tumbuh harus tersedia, di antaranya ransum dan air minum yang cukup serta berkualitas, sistem ventilasi udara yang baik, serta suhu dan kelembaban udara yang optimal.
Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mendirikan kandang, antara lain menyangkut:
  • Jenis usaha
Kandang yang akan dibangun harus disesuaikan dengan jenis ternak, apakah ternak ayam potong/pedaging, ayam petelur, atau jenis ayam lainnya.
  • Skala usaha
Semakin besar skala usaha, maka semakin banyak dan luas pula kandang yang harus dibangun.
  • Modal
Modal yang tersedia akan berpengaruh terhadap jenis bahan bangunan yang digunakan, tipe kandang, besar kandang, konstruksi, dan skala usaha.
Memilih Lokasi yang Tepat
Pemilihan lokasi kandang yang tepat merupakan “pondasi awal” untuk membangun peternakan yang baik dan nyaman. Dalam pemilihan lokasi ini hendaknya mempertimbangkan:
  • Kondisi suhu dan kelembaban lingkungan apakah sesuai untuk karakter ayam yang mudah mengalami heat stress (stres panas).
  • Topografi dan tekstur tanah serta sumber air.
  • Luas lahan yang disesuaikan dengan target pengembangan peternakan.
  • Akses transportasi dan instalasi listrik.
  • Jarak dengan pemukiman warga, baik saat ini maupun alokasi wilayah tersebut di masa mendatang.
  • Perizinan: Usahakan ada bukti resmi tentang pembangunan peternakan untuk menghindari penggusuran atau penutupan peternakan. Perizinan ini meliputi surat persetujuan dari masyarakat sekitar, rekomendasi dari desa, izin pemerintah kota atau kabupaten, izin mendirikan bangunan dan AMDAL, surat izin usaha dan surat izin gangguan (Hinder Ordo-nantie/HO).
  • Jarak dengan peternakan lain: Environmental Code of Practice for Poultry Farm in Western Australia (2004) mempersyaratkan jarak antar peternakan hendaknya minimal 500 m. Namun di Indonesia, di mana kandang kebanyakan menggunakan sistem open house (kandang terbuka), direkomendasikan jarak antar peternakan minimal 1 km.
Menentukan Skala Usaha/Populasi Ayam
Setelah mendapatkan lokasi yang strategis, bagaimana menentukan kapasitas kandang ayam yang tepat? Kapasitas kandang sebaiknya ditentukan sesuai standar kepadatan ayam dewasa yang ideal, yaitu 15 kg/m2, atau setara dengan 6-8 ekor ayam pedaging dan 12-14 ekor ayam petelur grower (pullet) per m2 nya.
Contohnya kandang yang akan dibuat berukuran 25 x 7 m. Berdasarkan standar kepadatan tadi, maka pada kandang ukuran tersebut (luas kandang = 175 m2), idealnya diisi dengan 1050-1400 ekor ayam pedaging, atau 2100-2450 ekor ayam petelur.
Memilih tipe kandang
Tipe kandang pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor, yaitu konstruksi, penempatan ayam dalam kandang, dan fase pemeliharaan ayam. Berdasarkan konstruksinya, terdiri dari:
  • Konstruksi atap
Berdasarkan konstruksi atapnya, kandang dibagi menjadi beberapa tipe yaitu:
Berbagai tipe dan bentuk atap di atas ikut mempengaruhi lancar tidaknya sirkulasi udara dalam kandang. Untuk ayam pedaging dan petelur komersial modern yang dipelihara di daerah tropis, sebaiknya peternak memilih tipe atap monitor karena mempunyai kecepatan sirkulasi udara lebih tinggi.
  • Konstruksi dinding
Jenis kandang berdasarkan konstruksi dinding dapat dibedakan menjadi kandang terbuka (open house), kandang semi tertutup (semi closed house) dan kandang tertutup (closed house).
Kandang sistem terbuka merupakan kandang yang dindingnya terbuka biasanya terbuat dari kayu atau bambu. Kandang tipe closed house merupakan kandang dengan dinding tertutup dan biasanya terbuat dari bahan-bahan permanen dan dengan sentuhan teknologi tinggi sehingga biaya pembuatannya tidak murah. Sedangkan kandang semi closed house adalah gabungan dari sistem open house dan closed house. Dinding kandang tipe ini ditutupi oleh tirai yang bisa dibuka, akan tetapi sudah menggunakan bahan-bahan permanen dan peralatan berteknologi modern.
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM PETELUR
KANDANG AYAM PETELUR
KANDANG AYAM PETELUR
  • Konstruksi lantai
Berdasarkan konstruksi/bentuk lantainya, tipe kandang dibedakan menjadi 2 yaitu:
  1. Kandang lantai rapat (litter) atau postal
  2. Kandang lantai renggang
  • Cage/battery system atau kandang baterai: kandang berupa kotak sangkar yang terbuat dari kawat atau anyaman bambu
  • Wire floor system: lantai kandang terbuat dari anyaman kawat ram
  • Slat floor system atau kandang panggung (slat): lantai kandang menggunakan bahan berupa bilah-bilah seperti kayu, logam, bambu, atau plastik, yang disusun memanjang sehingga lantai bercelah-celah. Lebar celah 2,5 cm dan lebar bilah 2,5 cm dengan ketebalan 2,5 cm. Panjang disesuaikan dengan kebutuhan.
  1. Kombinasi antara bentuk postal dan bentuk panggung.
Berdasarkan jumlah ayam yang ditempatkan dalam kandang, sistem perkandangan dibedakan menjadi 3, yaitu:
  1. Kandang tunggal atau single cage/battery: setiap sangkar berisi 1 ekor
  2. Kandang ganda atau multiple cages: setiap sangkar berisi 2-10 ekor
  3. Kandang koloni atau colony cages: setiap sangkar berisi satu kelompok ayam dalam jumlah besar, lebih dari 20 ekor.
Berdasarkan fase pemeliharaan ayam, kandang dibedakan menjadi 3:
  1. Kandang indukan (brooder), untuk memelihara anak ayam umur 0-2 minggu (ayam pedaging) dan 0-3 minggu (ayam petelur).
  2. Kandang grower/pullet, untuk membesarkan anak ayam dan ayam dara umur 4-16 minggu. Biasanya digunakan kandang lantai litter.
  3. Kandang layer, untuk memelihara ayam petelur periode produksi umur 18 minggu sampai afkir. Biasanya menggunakan kandang baterai (battery).
Menentukan Layout (Tata Letak) Kandang
Idealnya, dalam suatu peternakan, calon peternak tidak hanya mendirikan kandang saja. Namun perlu dilengkapi dengan pos jaga, tempat parkir, kantor, gudang ransum, mess pegawai, dan bangunan pendukung lainnya. Penentuan letak atau posisi kandang maupun bangunan pendukung tersebut hendaknya dilakukan secara baik. Tujuannya agar alur distribusi ayam, personal (manusia), ransum maupun peralatan bisa berjalan efektif.
Tata letak ini juga merupakan bagian dari biosecurity (biosecurity konseptual), karena bisa berperan menekan rantai penularan penyakit. Sangat disarankan di satu lokasi peternakan mengaplikasikan sistem one age farming atau all in all out (dalam 1 lokasi peternakan hanya terdiri dari 1 jenis ayam dengan umur dan strain yang sama), karena lebih memudahkan dalam monitoring pemeliharaan ternak secara seragam. Selain itu kemungkinan terjadinya penularan penyakit akibat variasi umur ternak juga lebih kecil.
Namun jika peternak terpaksa tidak bisa menerapkan sistem pemeliharaan all in all out, maka jarak kedatangan antar DOC sebaiknya jangan terlalu lama (kurang dari 1 minggu). Jika waktu tersebut tidak dapat dipenuhi maka saat chick in perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
  • DOC yang berbeda umur atau waktu kedatangan jangan dipelihara dalam kandang brooder (indukan) yang sama
  • Jarak antar kandang ayam yang berbeda umur sebaiknya minimal 7 m (1 x lebar kandang)
  • Arus distribusi personal maupun peralatan antar kandang dengan umur dan jenis ayam yang berbeda dibatasi, terutama pada saat masa DOC (starter) dan apabila terjadi outbreak penyakit
  • Jadwal monitoring sebaiknya dimulai dari ayam umur muda ke ayam berumur lebih tua (dewasa)
  • Lakukan program desinfeksi secara rutin pada masing-masing kandang dengan menggunakan Antisep, Neo Antisep, Medisep, atau Zaldes
  • Program vaksinasi dibuat sama untuk semua kandang ayam
Bangunan dan Struktur Kandang yang Baik
Konstruksi kandang yang baik rata-rata bisa bertahan 10 – 20 tahun. Prinsipnya, kandang harus dibuat dari bahan yang kuat dan tahan lama. Untuk bagian tiangnya bisa memakai balok kayu. Untuk penyangga atapnya bisa dari bilah bambu atau kayu. Sedangkan dindingnya bisa memakai anyaman bilah bambu atau kawat kasa. Untuk sekat-sekat kandangnya bisa memakai bilah bambu, lembaran seng, atau lembaran triplek.
Sedangkan beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait struktur kandang yang baik, di antaranya:
  1. Lebar kandang
Lebar kandang terbuka sebaiknya tidak lebih dari 7 m agar sirkulasi udara optimal. Jika lebih dari 7 m sebaiknya ditambahkan atap monitor maupun fan atau blower di tengah kandang. Jarak antar kandang minimal 1 x lebar kandang dan usahakan di antara kandang itu tidak terdapat tanaman yang bisa mengganggu sirkulasi udara.
  1. Tinggi lantai
Ketinggian lantai idealnya ≥ 1,5 m sehingga sirkulasi udara baik dan mempermudah proses pembersihan serta desinfeksi kandang.
  1. Atap
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan terkait atap ini. Pertama, bahan yang digunakan. Umumnya atap kandang menggunakan genting, alumunium, asbes atau seng. Pemilihan bahan atap ini hendaknya memperhatikan suhu lingkungan, ketahanan dan biaya. Penggunaan atap dari seng menjadi kurang efektif untuk daerah dengan suhu panas karena bisa memicu heat stress (stres panas). Kedua, derajat kemiringan dan jarak atap dengan lantai kandang. Kemiringan atap yang direkomendasikan ialah 30-35o. Ketiga, jarak atap dan lantai kandang yang optimal ialah 2,5 – 3 m.
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM POTONG

KANDANG AYAM PEDAGING
KANDANG AYAM PEDAGING
Menyiapkan Peralatan Kandang
Selain kandang, peralatan kandang juga menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari konstruksi kandang. Peralatan ini akan mendukung terwujudnya kandang yang nyaman. Secara umum peralatan kandang terdiri dari tempat ransum, tempat minum, pemanas, lampu untuk pencahayaan, sprayer untuk pembersihan dan desinfeksi kandang serta peralatan, keranjang ayam, timbangan, egg tray, dan alat suntik. Untuk kebutuhan tempat ransum dan tempat minum sendiri, contohnya dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2.
Usahakan agar jumlah tempat ransum (TRA) dan tempat minum (TMA) tidak kurang dari kebutuhan agar menekan terjadinya persaingan antar ayam baik dalam hal ransum, air minum maupun ruang gerak. Atur pula agar tinggi piringan tempat ransum ayam (TRA) setinggi punggung ayam. Di lapangan tak jarang pengaturan jumlah, distribusi, serta ketinggian TRA yang tidak disesuaikan dengan umur dan kepadatan ayam, justru menurunkan konsumsi ayam.
Peralatan lainnya seperti pemanas wajib disediakan sebagai penghangat anak ayam di masa brooding. Beragam bahan bakar dapat digunakan peternak untuk menghidupkan pemanas di masa brooding. Bahan bakar yang lazim digunakan di antaranya gas, kayu bakar, batu bara, dan minyak tanah.
Pemanas berbahan kayu bakar dan batu bara secara ekonomi memang tergolong murah, namun memiliki kelemahan, yaitu sulit diatur suhunya serta menghasilkan asap yang dikhawatirkan mengganggu kesehatan ayam. Sedangkan pemanas berbahan bakar gas, secara ekonomi memang lebih mahal harganya, namun mudah dioperasikan, aman dan tahan lama (awet). Panas yang dihasilkan pun stabil, terfokus, tidak menimbulkan polusi suara maupun udara (asap), serta suhunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lebih efisiennya pemanas berbahan bakar gas karena pemanas jenis ini memiliki regulator yang memungkinkan energi panas diatur sesuai kondisi dan kebutuhan ayam. Contoh pemanas gas produksi Medion adalah Indukan Gas Medion (IGM).
Selain pemanas, peralatan yang juga penting disediakan ialah timbangan. Baik ayam pedaging maupun petelur, penimbangan berat badan dapat dilakukan secara rutin tiap minggu dan saat panen. Penimbangan rutin tiap minggu dinamakan pula kontrol berat badan. Sebaiknya gunakan timbangan yang memiliki sensitivitas lebih tinggi agar berat badan ayam per individu dapat lebih teliti diamati.
Ada dua model timbangan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan yaitu:
  • Timbangan gantung
Model timbangan ini paling sering digunakan untuk menimbang ayam karena memiliki beberapa kelebihan antara lain lebih praktis, ringan dan mudah dibawa. Lebih praktis karena bisa digunakan untuk menimbang berat badan ayam langsung maupun menggunakan keranjang. Hanya saja, saat menimbang ayam harus diikat kakinya terlebih dahulu agar memudahkan penggantungan ayam.
  • Timbangan duduk
Timbangan duduk cocok untuk mengurangi kematian dan meminimalisir resiko afkir saat penimbangan akibat patah sayap atau kaki. Metodenya ialah timbang keranjang dahulu untuk menentukan berat keranjang, baru kemudian keranjang diisi dengan ayam.
Peralatan berikutnya yaitu keranjang ayam yang dibutuhkan saat pengangkutan ayam pedaging ketika panen dan pemindahan ayam petelur dari kandang pembesaran ke kandang baterai. Saat panen, keranjang ayam diisi 15 ekor ayam (atau tergantung besar ayam dan kapasitas keranjang ayam). Tujuannya untuk menghindari kematian akibat ayam berdesakan dalam keranjang.
Khusus untuk pembahasan KANDANG AYAM komplit
KANDANG AYAM
KANDANG AYAM
Demikian informasi terkait kandang yang dapat kami berikan. Kandang merupakan tempat tinggal ayam dalam melakukan semua aktivitasnya. Mulai dengan makan, minum, dan tentu saja tumbuh maupun menghasilkan telur. Untuk itu, kita sebagai calon peternak perlu memperhatikan kenyamanan kandang dengan merencanakan pembangunan kandang yang baik. Semoga bermanfaat.
Demikianlah pembahasan tentang Ayam dan Kandang Ayam Modern jenis Close House, Untuk informasi lengkap silakan hubungi Alamat dan no telepon di website ini. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membacanya, artikel ini kami ambil dari beberapa sumber termasuk Wikipedia


Corncob atau kita sebut dengan bonggol/janggel/jenjet merupakan limbah pertanian yang ternyata memiliki banyak kegunaan pada semua lini usaha disekitar kita.

Diantaranya sebagai bahan pemoles kuningan, bahan penyerap minyak, bahan penyerap cairan berbahaya, bahan pembuat kacamata, bahan pembuat tombol elektronik, bahan pembuat komponen elektronik, komponen otomotif, bahan pembuatan ban sebab tingkat penahan gesekan yang tinggi mampu membuat ban tidak mudah panas, bahan magnetik polishing, bahan pengeringan ataupun bahan pembuat tisu, bahan pembuat baglog jamur, material untuk tanaman hias pengganti tanah, pupuk, insektisida dan masih banyak lagi.

Disisi lain tepung janggel/bonggol/jenjet jagung ini digunakan untuk menahan benturan, ledakan meskipun untuk mendapatkan hasil dan fungsi diatas harus melalui proses pembuatan dengan alat alat yang lebih modern.


Untuk hal termudah yang bisa kita lakukan dalam memanfaatkan bonggol/janggel/jenjet jagung grit ini tanpa melalui proses yang rumit diantaranya adalah sebagai pakan alternatif organik yang sudah teruji kandungan nutrisinya sehingga sangat cocok untuk ternak sapi, kambing, ayam, bebek, entok, puyuh.

Serta dapat digunakan untuk bantalan tempat tidur kuda, kucing, tikus, binatang reptil peliharaan kita.
Sifatnya yang hangat, kering, serta mampu menyerap air dan cairan dari kotoran binatang peliharaan kita maka kotoran dan kencingnya tidak mampu menyebar sehingga mudah untuk dibersihkan.

Dari sudut pandang manfaat diatas memberi kami peluang bisnis mengembangkan produk baru hasil dari produksi bonggol/janggel/jenjet yang telah kami lakukan. Dan itu bertujuan untuk memberikan kemudahan pengguna mendapatkan hasil produk tersebut tanpa susah susah memproduksinya.

Dalam hal ini kami selaku produsen corncob grit dan flour Indonesia ingin terus berkarya ikut membangun negeri dengan membuat limbah pertanian menjadi bermanfaat. Serta kami siap bekerjasama dengan perusahaan yang membutuhkan material corncob grit dan corncob flour sebagai bahan bakunya.
Dalam menyeimbangkan kebutuhan pasar maka kami telah meningkatkan produksi melalui penambahan mesin produksi berkapasitas lebih besar.
Kami yakin dan kami mampu melayani anda.
Cs +6283838643698 call/WA

Go Green Indonesia!!

Telah kami produksi dengan kapasitas besar tepung janggel jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan organik, material bahan penyerap minyak, material bahan pembuat tisu, material bahan peredam benturan, bahan pembuatan baglog jamur dan lain sebagainya.
Silahkan di order dengan menghubungi nomor contact kami di WA/call +6283838643698

Janggel/tongkol/jenjet/corncob jagung/corn merupakan limbah pertanian.
Hingga saat ini limbah janggel jagung masihlah terbuang sia-sia dan belum dilirik.
Hal ini terjadi karena beberapa pertimbangan dasar tentang bagaimana mengolahnya, untuk apa pemanfaatnya, serta tingginya nilai investasi yang harus dirogoh hingga janggel jagung tersebut bisa digunakan.
Memanglah hal diatas perlu kita kaji namun hal terpenting saat ini yang lebih kita pikirkan adalah kenapa janggel jagung menjadi pakan alternatif.
Janggel jagung menjadi pakan alternatif sebab telah dikeluarkannya hasil dari penelitian bahwa janggel jagung memiliki kandungan protein dan kalori yang bisa ditingkatkan melalui proses fermentasi oleh bakteri pengurai. Yakni protein 12% kalori 3.400 kcal/kg dan serat 16-17%.

Bahkan kandungan protein serta kalorinya melebihi komponen material pembuatan pakan lainnya.
Artinya ketika komponen material lain pada pembuatan pakan mengalami kenaikan harga sehingga kita tidak mampu membelinya maka janggel jagung setelah dijadikan tepung dan difermentasi dapatlah menjadi alternatif.

Beberapa peternak dalam mengaplikasikan tepung janggel jagung terfermentasi tanpa menggunakan material lainnya.

Seperti halnya tepung janggel jagung yang terus kami produksi baik untuk memenuhi kebutuhan peternak juga untuk memenuhi kebutuhan ternak kami sendiri telah cukup hanya dengan tepung janggel jagung.

Pemanfaatan tepung janggel jagung tidak hanya untuk ternak sapi dan kambing akan tetapi unggas seperti bebek, entok, ayam kampung, ayam joper ( jowo super ), ayam petelur, serta ayam sayur.


Oleh karenanya tepung janggel jagung yang kami produksi memiliki mesh 2 - 8 milimeter disesuaikan penggunaannya.

Dan kedepan melalui managemen terencana kami akan menyediakan pakan alternatif organik siap dikonsumsikan dengan harga lebih murah.
So.. Bagi yang membutuhkan bisa menghubungi kami segera.

Bagi peternak yang telah mengetahui perhitungan beternak untuk mendapatkan keuntungan tapi tetap menghasilkan ternak yang baik,  bahkan rasa dagingnya lebih gurih,  maka pakan organik sebagai salah satu alternatif yang tepat.

Tidak ada yang rugi ketika kita beralih pada pakan organik ketika pada zaman yang serba modern sekarang ini muncul banyak zat negatif merugikan pengkonsumsinya hingga menimbulkan penyakit baru.

Bagi yang belum memulai ayo bersegeralah memulai dari sekarang!! Gunakan produk organik sebagai wujud pelestarian dan dukungan kita pada lingkungan
JUAL KANDANG AYAM PETELUR, JUAL KANDANG KAWAT, JUAL KANDANG BESI, JUAL KANDANG BATRE, JUAL KANDANG LAYER, JUAL PERALATAN KANDANG, JUAL BIBIT AYAM PETELUR, KANDANG BATTRE, KANDANG BATREY, KANDANG BATTERY, KANDANG BETRE, ayam petelur, kandang batere, kandang batre, jual kandang kawat, jual kandang ayam petelur, jual kandang layer, kandang layer, jakarta, bekasi, tangerang, bogor, subang, cikampek, sumatra, sumatera, lampung, medan, bangka, belitung, sulawesi, kalimantan, bali, jawa tengah, jawa timur, jawa barat, cianjur, cikampek, bengkulu, riau, kalbar, kaltim, kalsel, palu, bone, pare, kandang kawat, cara membuat kandang, cara membuat kandang ayam petelur, kandang besi, kandang besi ayam, kandang kawat ayam, kandang kawat ayam petelur, kandang battere, kandang batery
Anwar Peternak Ayam Petelur

Jual Kandang Ayam Petelur dan Jasa Pembangunan Kandang Ayam Petelur

Syukur Alhamdulillah sudah hampir 7 tahun ini perjalanan kami  melayani customer dari berbagai daerah di Nusantara ini, di Pulau Jawa maupun di Luar Pulau Jawa baik dalam pengiriman Kandang Ayam Petelur / Kandang Batere / Kandang Batre maupun Pembangunan Kandang serta Pemasangan Kandang Kawat/Batre pada kandang rumahannya.


Untuk itu perlu kiranya kepada pengunjung Blog ini kami informasikan  (silahkan KLIK tulisan berwarna Hijau untuk yang Anda Butuhkan) sekilas tentang Produk dan Jasa yang dapat kami berikan adalah, :

- Jasa Pembangunan Kandang Ayam Petelur
- Jual Kandang Ayam Petelur / Kandang Kawat / Kandang Batre / Kandang Battery
- Jual Nipple Drinker
- Jual Tempat Pakan Kandang Batre
- Jual Tempat Minum Kandang Batre
- Jual Mesin Tetas Telur Manual, Semi dan Full Automatics
- Jual Digital Thermometer Mesin Tetas Telur
- Jual Digital Hygrometer
- Jual Digital Timer Mesin Tetas Telur
- Jual Pemanas / Heater Mesin Tetas Telur
- Jual Pemanas / Heater DOC
- Jual Cooling Pad
- Jual Bibit Layer
- Jual Alat Anti Pencuri (Maling)
- Jual Sensor Kandang

Hubungi Kami :
Anwar Peternak Ayam Petelur

Phone :
- 0838 9469 5689
- 0812 1308 9049

E-mail : peternaklayer@gmail.com


JUAL KANDANG AYAM PETELUR, JUAL KANDANG KAWAT, JUAL KANDANG BESI, JUAL KANDANG BATRE, JUAL KANDANG LAYER, JUAL PERALATAN KANDANG, JUAL BIBIT AYAM PETELUR, KANDANG BATTRE, KANDANG BATREY, KANDANG BATTERY, KANDANG BETRE, ayam petelur, kandang batere, kandang batre, jual kandang kawat, jual kandang ayam petelur, jual kandang layer, kandang layer, jakarta, bekasi, tangerang, bogor, subang, cikampek, sumatra, sumatera, lampung, medan, bangka, belitung, sulawesi, kalimantan, bali, jawa tengah, jawa timur, jawa barat, cianjur, cikampek, bengkulu, riau, kalbar, kaltim, kalsel, palu, bone, pare, kandang kawat, cara membuat kandang, cara membuat kandang ayam petelur, kandang besi, kandang besi ayam, kandang kawat ayam, kandang kawat ayam petelur, kandang battere, kandang batery
Anwar Peternak Ayam Petelur

- KANDANG AYAM PETELUR / KANDANG KAWAT / KANDANG BATRE
Kami juga menerima Pemesanan Kandang Ayam Petelur ukuran Standard maupun Custom (ukuran permintaan Customer).

Pengiriman barang kami sesuaikan dengan Quantity pesanan yang kami terima, dan Ongkos kirim menjadi tanggungan Customer (pemesan)

Untuk keterangan harga dan Ongkos kirim dapat menghubungi kami :
Anwar
0839 9469 5689, 0812 1308 9049

JUAL KANDANG AYAM PETELUR, JUAL KANDANG KAWAT, JUAL KANDANG BESI, JUAL KANDANG BATRE, JUAL KANDANG LAYER, JUAL PERALATAN KANDANG, JUAL BIBIT AYAM PETELUR, KANDANG BATTRE, KANDANG BATREY, KANDANG BATTERY, KANDANG BETRE, ayam petelur, kandang batere, kandang batre, jual kandang kawat, jual kandang ayam petelur, jual kandang layer, kandang layer, jakarta, bekasi, tangerang, bogor, subang, cikampek, sumatra, sumatera, lampung, medan, bangka, belitung, sulawesi, kalimantan, bali, jawa tengah, jawa timur, jawa barat, cianjur, cikampek, bengkulu, riau, kalbar, kaltim, kalsel, palu, bone, pare, kandang kawat, cara membuat kandang, cara membuat kandang ayam petelur, kandang besi, kandang besi ayam, kandang kawat ayam, kandang kawat ayam petelur, kandang battere, kandang batery
Anwar Peternak Ayam Petelur
- NIPPLE DRINKER (Alat Minum Ayam Petelur / Potong )
Nipple Drinker ini terbilang sangat banyak model dan Produsen-nya.
Adapun Nipple Drinker yang umumnya di gunakan untuk ayam petelur biasanya pada bagian ujung dari Nipple ini hanya naik turun ( tidak berputar 180° )
JUAL KANDANG AYAM PETELUR, JUAL KANDANG KAWAT, JUAL KANDANG BESI, JUAL KANDANG BATRE, JUAL KANDANG LAYER, JUAL PERALATAN KANDANG, JUAL BIBIT AYAM PETELUR, KANDANG BATTRE, KANDANG BATREY, KANDANG BATTERY, KANDANG BETRE, ayam petelur, kandang batere, kandang batre, jual kandang kawat, jual kandang ayam petelur, jual kandang layer, kandang layer, jakarta, bekasi, tangerang, bogor, subang, cikampek, sumatra, sumatera, lampung, medan, bangka, belitung, sulawesi, kalimantan, bali, jawa tengah, jawa timur, jawa barat, cianjur, cikampek, bengkulu, riau, kalbar, kaltim, kalsel, palu, bone, pare, kandang kawat, cara membuat kandang, cara membuat kandang ayam petelur, kandang besi, kandang besi ayam, kandang kawat ayam, kandang kawat ayam petelur, kandang battere, kandang batery
Anwar Peternak Ayam Petelur

Dari berbagai macam model dan bentuknya, sudah dapat di pastikan juga bahwa harganya juga mempengaruhi.
Berikut model yang kami sediakan untuk Ayam Petelur dan Ayam Potong




JUAL KANDANG AYAM PETELUR, JUAL KANDANG KAWAT, JUAL KANDANG BESI, JUAL KANDANG BATRE, JUAL KANDANG LAYER, JUAL PERALATAN KANDANG, JUAL BIBIT AYAM PETELUR, KANDANG BATTRE, KANDANG BATREY, KANDANG BATTERY, KANDANG BETRE, ayam petelur, kandang batere, kandang batre, jual kandang kawat, jual kandang ayam petelur, jual kandang layer, kandang layer, jakarta, bekasi, tangerang, bogor, subang, cikampek, sumatra, sumatera, lampung, medan, bangka, belitung, sulawesi, kalimantan, bali, jawa tengah, jawa timur, jawa barat, cianjur, cikampek, bengkulu, riau, kalbar, kaltim, kalsel, palu, bone, pare, kandang kawat, cara membuat kandang, cara membuat kandang ayam petelur, kandang besi, kandang besi ayam, kandang kawat ayam, kandang kawat ayam petelur, kandang battere, kandang batery
Anwar Peternak Ayam Petelur

Cara Membuat Kandang Ayam Petelur Bagian ke 3

LAHAN / LOKASI
Hal ini menentukan berapa banyak ayam (populasi) yang akan kita pelihara. Untuk penggunaan kandang batre yang terbuat dari kawat/besi/Galvanis akan menjadikan lahan yang sempit dapat memuat lebih banyak ayam yang akan di pelihara dari pada kandang batre yang terbuat dari kayu atau bambu. Bukan hanya menambah banyak populasi ayam saja jika kita menggunakan kandang batre yang terbuat dari kawat atau galvanis, akan tetapi kesehatan ayam dan orang sekitarnya, mengurangi waktu kerja/efisiensi waktu kerja untuk anak kandang (orang yang mengurus ayam dalam kesehariannya), pengontrolan pakan dan minum, menghindari Bau menyengat kotoran, Stress yang tinggi pada ayam secara keseluruhan akibat memasukan/mengeluarkan ayam yang mati/sakit yang pada effect-nya ayam tidak bertelur karena Stress dalam beberapa minggu, dan lain sebagainya

  • Program pemeliharaan pembesaran Doc ayam petelur adalah panduan teknis dalam melaksanakan pembesaran Doc ayam petelur. Meskipun secara teknis pula dapat diaplikasikan untuk pembesaran ayam kampung.
  • Yup 1 Tabel untuk 2 jenis ayam peliharaan


Kali ini saya menyuguhkan tabel program tersebut secara detail agar dapat dimanfaatkan untuk peternak yang sering kali saat pembelian Doc dengan jumlah dibawah 1000 ekor contoh hanya membeli 100 ekor sulit untuk mendapatkan tabel programnya. Karena saya yakin tidak semua dapat langsung terjun pada usaha peternakan berkapasitas besar/banyak disebabkan modal yang tidak cukup. Dengan demikian pembelian secara bertahap menjadi alternatifnya. Akhirnya ketidaktahuan atas teknis program pemeliharaan pembesaran Doc terkendala atau bahkan berakibat pada Doc yang tidak sehat / rentan terhadap penyakit, kematian tinggi, dan bahkan tidak berproduksi secara maksimal. Sungguh sangat disayangkan bukan.

Nah sekarang untuk pemula jangan risau atau takut lagi. Silahkan upload file dibawah. Dan teruskan usaha yang ingin sobat rintis meskipun masih kecil kecilan.

Tabel program ini saya sesuaikan dengan pelaksanaan program pemeliharaan pembesaran Doc yang saya aplikasikan pada Doc ayam petelur.

Klik/copy link dibawah ini untuk melihat secara detail tabelnya

https://docs.google.com/document/d/1dgHTLElibs9R6DfVr3eFQRhYva_sR67UMpz33NoaDPA/edit?usp=docslist_api

Jika sobat kesulitan dalam membukanya silahkan copy link diatas kemudian buka tab google baru dan paste/tempelkan hasil copy an link diatas di google search / google pencarian kemudian klik enter atau buka.
Atau bisa segera email ke saya pada laman contact untuk saya emailkan tabelnya.

Setelah sobat upload file program diatas untuk selanjutnya saya ingin memberikan catatan pada poin poin tertentu.

A. Vaksin
Saat ini telah dibuat semakin mudah dalam pengaplikasiannya. Oleh karenanya jika kita mengacu pada tabel program yang seharusnya mungkin kita tidak akan mampu melakukannya dan harus dengan bantuan petugas ppl itupun jika ada kesempatan waktu sehingga dapat membantu kita. Yang terjadi kita selalu tidak mendapatkan kesempatan tersebut, namun dengan keterbatasan itu kita mampu beradaptasi melakukan hal yang terbaik. Jadi berterimakasihlah karena petugas ppl tidak datang dan akhirnya kita mampu sendiri.
Oh ya balik pada vaksin lagi. Vaksin sekarang ini lebih mudah kita aplikasikan dengan tanpa di suntik. Kebanyakan vaksin tersebut kita larutkan pada air minumnya. Tapi, hal yang baik yang harus kita lakukan adalah dengan dicekokkan pada mulut Doc secara satu per satu. Dengan demikian semua Doc sudah pasti mendapatkan vaksin.

B. Gunakan larutan nextrabil
Larutan nextrabil merupakan cairan berwarna biru. Digunakan untuk mencairkan vaksin.
Larutan ini juga berguna untuk menandai Doc yang telah kita vaksin. Jadi kita tidak akan lupa lagi mana yang sudah divaksin dan mana yang belum.

C. Jangan melakukan penyuntikan vaksin
Bagi kita kita yang masih awam dengan keterbatasan pemantauan oleh petugas ppl, melakukan suntik vaksin yang tidak tepat akan berdampak pada kematian mendadak.

Demikian panduan program pemeliharaan pembesaran Doc ini semoga tetap bermanfaat.
Ayam broiler ( ras pedaging ) merupakan ayam hasil kawin silang dari ayam ras unggulan untuk menghasilkan ayam ras yang lebih unggul lagi terutama untuk menghasilkan tingkat produktifitas daging yang tinggi.

Ayam broiler ( ras pedaging ) pada kalangan lokal biasa kita sebut ayam sayur atau ayam potong. Sebab ayam broiler ini didistribusikan ke pasar pasar baik pasar tradisional maupun pasar modern bertujuan untuk dijual dagingnya secara dipotong potong dalam bentuk karkas. Dan bagi ibu rumah tangga yang membelinya untuk disayur. Oleh sebab itu ayam broiler ( ras pedaging ) pada kalangan ibu rumah tangga nyaman untuk disebut ayam sayur atau ayam potong. 

Tapi mungkin Dibeberapa daerah di Indonesia lainnya ayam broiler ( ras pedaging ) ini memiliki nama yang berbeda.


Ayam broiler ( ras pedaging ) ini populer menjadi lahan usaha. Banyak yang melakukan pembesaran skala besar dengan kapasitas kandang hingga puluhan bahkan ratusan ribu atau dengan kapasitas kandang hanya ratusan sampai ribuan. Hampir semua kalangan melakukannya. Apa sebabnya?
Cukup mudah menjawabnya. Sebagaimana definisi tentang ayam broiler ( ras pedaging ) yang sudah saya paparkan diatas, kalangan pengusaha peternakan dan masyarakat awampun mampu melakukan pembesaran ayam broiler ( ras pedaging ) secara mudah karena tingkat produktifitas dagingnya yang tinggi dan dapat dikejar hanya dalam waktu 1.5 bulan dengan memberinya makan yang cukup tanpa putus.

Tingkat konsumsi makannya yang tinggi sekali menjadikan ayam broiler ( ras pedaging ) cepat besar dan gemuk.
Jika kita akan melakukan pemeliharaan pembesaran ayam broiler ( ras pedaging ). Kita bisa membeli DOC nya dipasar dan kita cukup membenyediakan makanan buatan pabrik untuk ayam broiler ( ras pedaging ) yang dapat dibeli di toko peternakan. Serta kita sediakan air untuk minum ayam tersebut. Maka kita bisa melihat perkembangan cepat ayam broilernya bahkan pada umur 1 bulan kita bisa melihat berat badannya sudah lebih dari 1.5 Kg atau bahkan ada yang sudah mencapai berat 2 Kg.

Ayam broiler pada umur 3 - 5 minggu sudah dapat kita manfaatkan dagingnya. Ini jauh perbedaannya dengan ayam kampung membutuhkan waktu hingga 4 bulan lebih lamanya untuk dapat memanfaatkan dagingnya.
eits... Disini bukan untuk membanding bandingkan ya. Semua tergantung selera. Dan semua ayam baik kok. Kebetulan temanya ayam broiler.

Kelebihan ayam broiler ( ras pedaging ) baik dalam pemelehiraaannya yang mudah serta marketnya yang hampir semua masyarakat membeli bahkan kebutuhan daging nasional yang selalu kekurangan menjadikan ayam ini menjadi sebuah kebutuhan untuk diternakkan secara cepat.

Namun kendala yang dihadapi oleh peternak pemula dengan kapasitas ayam broiler yang relatif kecil pemeliharaannya. Ini masih belum terjamah oleh pemerintah dalam segala aspek yang dapat membantu, mensuport, dan mengayominya.
Kendala kendala klasik ini terus selalu dihadapi oleh Peternak pemula dari tahun ke tahun.
Jatuh bangunnya peternak pemula sebagai pengusaha mandiri yang ingin membuat lapangan usaha sendiri agar mampu keluar dari zona pemuda pengangguran ini tidaklah pernah diperhatikan.

Akhirnya yang terjadi ketika mentalitas yang sudah terbentuk tapi pemahaman akan ilmu beternak yang sedikit tanpa sebuah wadah yang dibentuk oleh pemerintah untuk mencapai peternak pemula paling bawah ini menghasilkan peternak dengan lilitan hutang atas pinjaman perorangan atau dengan perbankan.

Hal tersebut berdampak pada pengangguran yang terus bertambah tanpa berani keluar dari zona tersebut.
Tidak semua hal diatas terjadi memang, tapi jika artikel ini menjadi wadah polling akan didapat persentase yang lebih banyak menjawab iya daripada yang tidak. Bukti nyata dapat kita lihat dari data statistik pemerintah tentang jumlah pengangguran dari tahun ketahun.

Namun kita berharap optimistis yang masih tersisa bagi peternak pemula untuk terus maju. Mampu menciptakan lapangan usaha sendiri dan mencapai keberhasilannya.
Oleh sebab itu pada artikel ini saya hanya ingin memberikan sebuah tabel tentang program pemeliharaan ayam broiler agar dapat bermanfaat dalam membantu usaha berternak sobat.
Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam beternak tidak hanya ketersediaan pakan dan minum yang melimpah saja namun sistem kontrol dan pencegahan, serta pengetahuan terhadap penyakit dapat memangkas bahkan menghambat kerugian kerugian yang ditimbulkan dalam hal ini lebih sering pada kematian mendadak ayam.

Silahkan sobat klik tautan dibawah ini untuk melihat tabel program pemeliharaan secara lengkap dan untuk sobat upload.

https://docs.google.com/document/d/1eyZjmm7vWCukzkt9t2qJpTZAQVzB86tRQIhgpWe3eJQ/edit?usp=docslist_api

Jika mengalami kesulitan, sobat dapat mencopy dulu tautan diatas kemudian bukalah pada google search / google pencarian baru seperti dibawah ini kemudian sobat paste/tempelkan kemudian sobat enter atau buka.

Atau sobat dapat menghubungi email saya pada menu contact.
Semoga sedikit motifasi dan modal tabel program pemeliharaan ayam broiler ini dapat memacu kita semua keluar dari keterbatasan.

  • Sukses untuk peternak Indonesia!!
Pada artikel yang lain dalam blog ini telah saya publikasikan untuk sobat semua tentang menetaskan telur dengan mesin penetasan untuk pemula. Dan kali ini saya akan memberikan tips memilih telur untuk penetasan agar dalam memulai kegiatan penetasan nantinya memberikan hasil yang maksimal.
Baiklah kita langsung pada pokok pembahasannya. Dalam memilih telur untuk ditetaskan pada mesin tetas ini tidaklah mudah. Tidak seperti kita memindahkan telur yang sedang dierami induknya tapi kita harus jeli. Berikut tips ala saya.

1. Pastikan telur hasil perkawinan
Tips yang pertama ini sangat mudah untuk kita ketahui dengan cara mencari peternak ayam petelur khusus untuk penetasan. Dengan demikian sudah barang tentu telur yang dihasilkan melalui perkawinan dan bukan dari hasil perangsang kimiawi yang dicampur dalam sentrat.

2. Lihat fisik luar telur
Dengan memperhatikan bagian luar telur yakni cangkang telur sudah memberikan kesan pertama yang begitu menggoda heheee...
Tapi serius cangkang yang baik ditunjukkan dengan kesempurnaan warna cangkang yang menyeluruh. Terlihat kuat dan tegas warna dari telur itu merupakan telur yang baik untuk penetasan.
Berbeda dengan telur yang berwarna tidak tegas alias pucat terdapat bintik bintik dan bagian dalamnya kelihatan tanpa harus menggunakan cahaya itu menunjukkan kerapuhan cangkang yang nantinya akan melindungi calon anak ayam/itik/meri dalam proses penetasan.

3. Teroponglah bagian kuning telurnya dengan cahaya lampu atau senter.
Pada bagian kuning telur yang baik akan terdapat bintik hitam yang merupakan embrio. Dan bintik hitam tersebut akan ikut bergerak ketika telur kita putar. Jadi telur yang kita terawang tidak terdapat bintik hitamnya sangat percuma untuk kita ikutkan dalam mesin tetas. Lebih baik kita goreng saja ya...

4. Bersihkan telur sebelum dimasukkan ke mesin tetas.
Berbagai macam telur yang kita dapat dari peternak ayam petelur, bahkan kotoran ayam juga menempel pada telur. Namun tidak perlu kuatir,. Kita bisa membersihkannya dengan membasahi kain lap dengan air hangat kemudian bersihkan kotoran yang menempel.
Mau tahu kenapa harus dibersihkan? Telur yang kotor harus dibersihkan agar sinar panas dari mesin tetas bisa di serap oleh embrio untuk perkembangannya. Dan ketika kotoran tidak dibersihkan itu akan menghalangi bahkan menghambat perkembangan embrio.


  • Demikian sobat tips yang singkat ini. Semoga tetap bermanfaat.
no image
Tips budidaya dan beternak adalah blog yang saya buat untuk membagi ilmu agar rencana budidaya dan beternak yang akan dilakukan sedikit banyak tidak melenceng dari target yang ingin dicapai, sebab siapapun yang hendak melakukan kegiatan budidaya dan beternak memiliki tujuan untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai lahan penghasilan.
Tips cara budidaya dan betenak ada dan saya buat karena kegagalan yang pernah saya alami dalam melaksanakan kegiatan budidaya dan beternak. Namun dari kegagalan yang berkali kali tersebut memberikan kematangan pemahaman dan ilmu bahwa ada beberapa hal yang menjadi dasar kesiapan seseorang melakukan usaha dan istilah ini saya sebut sebagai tips. Teringat pepatah sedia payung sebelum hujan. Itulah tujuan saya untuk anda. Siapkan diri anda barulah anda melangkah.
Ahirnya saya ucapkan selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Salam
Admin
Setelah saya uraikan tentang bagaimana menetaskan telur dengan mesin tetas untuk pemula serta tips memilih telur yang baik untuk penetasan pada blog sebelumnya maka kali ini saya akan menguraikan persiapan penting ayam petelur.


Artikel ini saya buat tidaklah bertujuan untuk menggurui atau merasa lebih baik dari artikel teman teman blogger lainnya yang mungkin memiliki topik yang sama dengan cara dan penyampaian berbeda. Seperti halnya artikel yang teman blogger buat mengenai google adsense baik cara dan langkah pencapaiannya. Bertaburan di dunia maya artikelnya sobat. Heheheee...

Tidak ada yang sempurna di dunia in. Itu sebabnya saya mencoba menulis artikel tentang 10 persiapan beternak ayam petelur penting!!! ini dengan cara saya sendiri dari hasil praktek yang telah saya lakukan.

Sekarang kita kembali lagi pada topik yang akan kita bahas.
Perlu kita ketahui khusus untuk DOC dan ayam petelur yang siap produksi ( layer ) kita agak dimanjakan dengan ketersediaannya tanpa harus menetaskan sendiri dan itu dapat kita beli melalui poultry shop (PS) terdekat sebagai agen agen pendistribusian DOC dan pakan oleh perusahaan besar atau perusahaan yang menyediakan layer siap telur.
Tapi tidak ada salahnya pengetahuan ini kita dapatkan. Apalagi yang ingin memulainya usaha beternak ayam petelur ini dari pembesaran Doc ayam petelur.

Untuk jenis DOc dan Layer banyak sekali jenisnya dari yang super sampai yang paling super. Wah superchiken dong. Heheee
Hanya saja untuk kesempatan kali ini kita tidak akan membicarakannya.

Pada artikel kali ini lebih fokus pada keinginan para peternak baru dengan keterbatasan modal yang memerlukan jawaban jawaban tentang kesiapan apa saja yang dibutuhkan untuk beternak ayam petelur. Apalagi yang ingin memulainya dari pembesaran doc ayam petelur.

Ok lanjut sob, DOC ayam petelur biasanya masih berumur 3 hari dengan kondisi fisik yang lemah. Untuk itu persiapkan hal dibawah ini.

1. Gula
Gula merah / gula jawa di campur pada air minum ayam untuk memberi efek nyaman dan memberi tambahan tenaga.


  • 2. Tempat minum

Tempat minum ayam ditempatkan pada beberapa titik kandang dimana doc ditempatkan. Selain bertujuan untuk mempermudah doc mendapatkan air minum, doc juga tidak saling berebut.
Dan jangan lupa berilah kerikil kerikil bersih pada ruang dimana doc akan minum. Karena pada pengalaman saya doc mudah sekali masuk keruang tersebut sehingga doc sering sekali basah.

3. Nampan plastik
Nampan plastik berguna untuk menempatkan pakan. Tidak pada umumnya ayam yang sudah besar kita gunakan tempat makan digantung. Doc masihlah sangat kecil memerlukan akses baik minum atau makan dengan cara yang mudah. Nampan plastik tempat yang baik untuk menempatkan pakan karena mudah doc masuk kedalamnya serta memiliki ruang yang lebih luas untuk doc dapat makan.
Tujuan lain dari penggunaan Nampan sebagai tempat pakan ini agar doc aktif dalam bergerak dan mampu melakukan kebiasaan ayam yaitu berceker memilah makanan yang besarannya pas dengan mulutnya ketika dimakan.

4. Sekam
Sekam yang kita pilih adalah sekam kayu. Kita dapat mencari sekam jenis ini di tempat penggergajian kayu.
Kita tempatkan sekam kayu ini pada lantai dengan ketebalan 5-7 cm secara merata. Sekam ini menghasilkan hangat yang dibutuhkan doc sehingga kebutuhan lampu sebagai pemanas bisa dikurangi.
Sekam dapat diganti setiap 5 -6 hari sekali atau ditumpukkan diatas sekam lama agar kondisi lantai tetap kering dan tidak lembab akibat kotoran doc.

5. Lampu
Lampu listrik dipasang pada beberapa titik agar suhu yang dibutuhkan untuk menghangatkan doc bisa merata. Ini menjadikan doc tidak saling berkerumul, berdesak desakkan, atau bahkan saling bertumpang tindih. Ini bahaya sekali. Untuk beberapa kasus ini menyebabkan kematian masal. Sebab doc yang tertindih untuk beberapa waktu merasa hangat, akan tetapi untuk waktu berikutnya doc tidak mampu bernafas hingga akhirnya mati.
Suhu yang dibutuhkan doc adalah
Umur doc 3-6 hari 31-33 oC
Umur doc 7-10 hari 31-32 oC
Umur doc 11-14 hari 28-30 oC

6. Vaksin
Jenis vaksin yang kita harus persiapkan terdapat beberapa macam dan semua vaksin tersebut memiliki tujuan pencegahan terhadap penyakit juga sebagai imunisasi. Oleh karenanya metode pemberian vaksin bervariasi. Ada yang disuntikkan, dan ada yang di teteskan, atau bahkan dicampurkan pada minuman seperti cara pemberian vitamin. Vaksin juga bertujuan untuk memberi kekebalan doc terhadap penyakit seperti flu burung ( H5n1 ), pullorum ( berak kapur ), berak hijau serta beberapa jenis penyakit lainnya. Jika penyakit itu tidak dicegah dengan pemberian vaksin maka ini akan sangat mengganggu saat ayam tersebut mulai produksi telur.
Vaksin dapat kita beli di toko poultry agio ( PS ) diwilayah sobat berada. Dan simpanlah vaksin tersebut di freezer serta upayakan untuk dipisahkan dari freezer makanan. Jika ini terpaksa dilakukan maka bungkuslah dengan plastik rangkap agar vaksin tidak mengkontaminasi makanan atau sebaliknya. Hal ini berpengaruh pada kemampuan imun dalam vaksin tersebut ketika digunakan untuk doc.
Jadwal pemberian vaksin menurut fungsinya diberikan pada umur 4 hari, umur 28 hari, umur 56 hari, iya umur 112 hari dan berlaku kelipatanyya untuk revaksinasi.
Revaksinasi biasanya dilakukan ketika ayam sudah berada di kandang bateray dan sudah produksi.

7. Vitamin dan penunjang produksi telur
Vitamin doc biasanya untuk memberikan rasa nyaman dari stres akibat cuaca, suhu, penyakit, pemindahan, atau karena vaksin.
Pemberian vitamin dilakukan pada umur 1-3 hari, 5-7 hari, 24-26 hari, 29-31 hari, 33-35 hari, 48-50 hari, 57-59 hari66-68 hari, 83-85 hari, 96-98 hari, 113-115 hari, dan 126-128 hari
Sedangkan untuk penunjang produksi telur diberikan ketika ayam / layer sudah berada di kandang bateray yaitu pada umur 141 hari - 7 bulan dicampur pada pakan selama 3 hari berturut turut kemudian istrihatkan 1 hari tanpa egg stimulant.

8. Obat
Obat bertujuan untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit ayam.
Obat diberikan secara intensif ketika doc menunjukkan gejala penyakit. Untuk itu pisahkan serta jauhkan doc yang menunjukkan gejala penyakit agar tidak cepat menular. Hingga doc tersebut benar benar telah sembuh dengan dilakukan proses karantina selama 1 minggu setelah doc melalui proses perawatan dan penyembuhan.

9. Pakan
Pakan yang dimaksud adalah pakan pabrik yang dapat kita beli ditoko. Pakan pabrik sudah memiliki komposisi penting yang dibutuhkan doc berkembang secara lengkap. Hal tersebut juga memudahkan kita daripada kita harus membuatnya dan mengumpulkan komposisi yang dibutuhkan itu akan memakan waktu bahkan dengan kurang pemahaman kita akan menjadikan doc tidak berkembang.

10. Kadang bateray
Kandang bateray adalah tempat dimana ayam petelur telah siap untuk berproduksi. Ini dibutuhkan persiapan sejak awal sebelum pembesaran.
Kadang bateray dapat dibuat dengan bambu, kayu dan kawat ram, atau kawat seluruhnya. Pilihan material kandang bateray mengikuti kemampuan modal ya. 
Membuat sendiri akan lebih baik selain karena alasan permodalan juga mengasah kemampuan, kita untuk bisa belajar bagaimana cara membuat kandang bateray.

Dari beberapa persiapan diatas kita sudah bisa melaksanakan kegiatan pembesaran doc ayam petelur.
Waktu normal yang dibutuhkan untuk pembesaran ayam petelur adalah 135 hari. Dengan berat  minimal 1.7 Kg per ekor yang dibutuhkan agar layer / ayam petelur bisa berproduksi.
Oleh sebab itu kesiapan pakan menjadi faktor utama untuk keberhasilan pembesaran ayam petelur hingga siap berproduksi.
Beternak ayam petelur adalah investasi terbaik karena mampu menggerakkan roda ekonomi skala kecil, menengah, dan skala besar dengan produksi telur setiap hari serta modal kembali hingga 70% dari hasil penjualan layer yang telah afkir.

Demikian

  1. Apa kabar sobat dan wirausaha baru yang telah berkunjung ke blog saya. Saya ucapkan selamat datang.

Pada kesempatan kali ini artikel yang akan saya buat adalah tips penting beternak belut.
Tapi sebelum kita membahas tips penting apa yang menjadi acuan beternak belut, kita membahas tentang apa belut itu sendiri dan kenapa belut menjadi salah satu komoditi bernilai ekonomis tinggi sehingga banyak peternak yang berlomba membesarkannya.
Belut merupakan ikan berlendir dan menyerupai ular. Nama  ilmiah belut adalah Synbranchide. Dan memiliki nama yang berbeda pada setiap daerah nusantara kita.
Kandungan gizi yang terdapat dalam belut sangat tinggi dari kalori, protein, maupun fosfornya memiliki perbandingan yang lebih tinggi dengan daging atau telur ayam.

Kebutuhan belut semakin hari semakin meningkat baik untuk kebutuhan lokal dan untuk ekspor. Hal ini disebabkan belut juga menjadi masakan khas yang terkenal dan selalu menjadi ikon kuliner untuk dibeberapa negara dan selalu kurang dengan ketersediaannya. Untuk data kebutuhan belut dapat anda searching di situs resmi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Republik Indonesia.
Spesifikasi ilmiah dan kandungan gizi belut serta hasil searching kita di situs resmi DKP tentang kebutuhan belut nasional dan ekspor sudah kita semua ketahui maka dasar itulah yang menjadi jawaban atas pertanyaan mengapa banyak orang yang ingin mencoba beternak belut. Sangat memotivasi kita untuk menekuninya bukan ? itu sudah tentu.
Tetapi sobat, jangan hanya karena sekedar ikut ikutan saja ya. Tapi perlu kita ketahui permasalahan yang utama dan harus benar benar menjadi perhatian serius ketika kita ingin beternak belut.

Ada pada tips penting beternak belut dibawah ini sobat. Jadi bukan hanya alih alih kita memiliki modal cukup dalam melaksanakan beternak belut, hingga kita melupakan hal sepele ini. Dan itu terbukti pada mereka yang sering bertanya kepada saya ketika hendak membeli bibit belut.

Apa kita ingin merugi? Apa kita ingin menghamburkan uang saja? Pertanyaan itu yang pertama saya tanyakan pada mereka yang hendak membeli bibit belut kepada saya.
Saya tidak mau menjerumuskan mereka sobat. Dan saya dalam berdagang tidak semata mata hanya ingin meraup keuntungan. Itu sebabnya saya selalu menanyakan kesiapan mereka sebelum terjun dalam berternak belut. Hasilnya 99% tidak siap dengan tips  sepele ini.

Baiklah, sepertinya pembaca sudah penasaran apa sebenarnya tips sepele yang dimaksud.
Tips penting beternak belut yang menjadi modal berhasil dan tidaknya kita, menurut saya dipengaruhi oleh 2 hal. Dari 2 hal ini akan menjadi pendukung tentang bagaimana cara beternak belut yang baik. Mengingat sifat utama belut yang saling memakan satu sama lainnya ( Kanibalisme ) tidaklah dapat kita pantau dan tidaklah dapat kita hitung satu persatu didalam kolam ketika bibit belut sudah kita tebar.

1. Pakan utama belut
Pagi siang sore membawa kantong kresek atau karung untuk mengumpulkan keong disawah, bahkan kerap menyuruh anak anak kecil untuk mencari keong dengan membayarnya ketika dapat. Atau desak desakkan di tempat pelelangan ikan membeli ikan hasil tangkapan yang rusak, bahkan kadang kita tidak berhasil membawa pulang ikan sisa itu. Heheeee itu pasti terjadi.
Mengapa? Karena kita tidak mampu membeli cacing lumbrican yang menjadi makanan utama belut sobat. Harga cacing lumbrican dari peternak sudah mahal. Ya dimaklumi sebab operasional peternak cacingpun mungkin juga tinggi. Kita mendapat harga cacing lumbrican di harga terendah Rp 80.000 - 100.000 per Kg.
Konsumsi cacing lumbrican oleh belut terus berkelanjutan dan harus selalu tersedia. Pada kenyataannya ketersediaan pakan alami yang kita buat dari tumpukan jerami, batang pisang, kotoran sapi yang kita busukkan terlebih dahulu didalam kolam pembesaran belut tidaklah mampu mengatasi. Efeknya jika pakan utama itu tidaklah ada maka sudah tentu belut akan kanibal. Ini merugikan kita sebagai peternak.
Maka tips penting beternak belut yang pertama ini jauh harus dipersiapkan dengan mempelajari bagaimana cara kita beternak cacing lumbrican terlebih dahulu.  Dan harus sampai berhasil ya sob.

2. Populasi belut pada kolam pembesaran.
Populasi merupakan jumlah dari hasil hitungan banyak sedikitnya sesuatu benda bernyawa dalam suatu ruang lingkup yang terbatas.
Belut berada dalam kolam pembesaran memiliki keterbatasan gerak dan keterbatasan makanan. Dengan masa panen belut sekitar empat bulan itu waktu yang lama bagi belut didalam kolam. Banyak hal yang telah terjadi selama itu dan tentunya kita tidak tahu apakah belutnya tumbuh besar? Apakah jumlah belutnya masih sama seperti awal ketika kita memasukkannya kedalam kolam?
Akhirnya muncul ide ide beternak belut dengan air bersih dan lain sebagainya yang pada intinya agar kita dapat tahu bahwa belut berkembang besar, bahwa belut tidak kanibal, bahwa belut masih sama jumlahnya. Tapi itu bukan jawaban atas permasalahan pembesaran belut. Kita sudah memaksakan belut untuk tidak hidup alami dan tentunya itu akan berpengaruh pada hasil yang kita inginkan.

Kembali pada populasi, oleh karenanya mengatur populasi belut pada setiap kolam agar untuk mendapatkan ruang yang luas untuk bergerak seperti pada habitat alamnya, tidak saling berebut makanan ketika kita berikan makan.
Memang kita tahu apa benar belut berebut makanan? Sebab pada literatur lain dikatakan cara memberi makan belut dengan memasukkan cacing ke dalam lubang yang dibuat oleh belut.
Jawabannya simpel saja sobat. Kolam yang kita buat untuk belut berisikan 75% lumpur sawah atau lumpur yang diambil dari dasar sungai dan dari lumpur tambak. 25% nya adalah air. Dari situ dapat kita ambil kesimpulan, apakah kita tahu bahwa didalam kolam berlumpur itu belut tidak saling berebut ketika diberi makan sebab padatnya populasi? Tidak. Tapi yang jelas secara logika makanan satu piring disediakan untuk 5 orang yang kelaparan maka yang terjadi adalah saling berebut.
Untuk itu pengaturan populasi belut yang ditebar dapat dikondisikan dengan ukurannya kolam yang kita buat.
Jadi tebaran populasi belut dalam kolam menjadi tips penting beternak belut yang tidak kalah pentingnya.

Semoga kedua tips diatas menginspirasi kita untuk lebih matang, dan lebih siap dalam beternak belut.

Demikian semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungannya ke blog saya.

Lele merupakan jenis ikan tawar bernilai ekonomis tinggi. Banyak ditemukan di perairan air tawar. Memiliki ciri-ciri berkulit penuh lendir dan licin, bertubuh semakin pipih ke arah ekor dan terdapat kumis pada bagian sisi kanan kiri mulut terdapat kumis.
Ikan lele mempunyai banyak varietas baik lele lokal hingga lele yang dihasilkan dari kawin silang.
Tujuan perkawinan silang untuk menghasilkan ikan lele yang dapat dibudidayakan dan dapat dihasilkan waktu pembudidayaan yang lebih singkat serta cepat besar. Karena pembudidayaan pembesaran ikan lele ini untuk dipasarkan atau dijual.
Kebutuhan lele di pasaran masih sangat banyak bahkan tetap kekurangan. Oleh karenanya lele masih menjadi peluang usaha yang tetap menjanjikan.
Kali ini saya ingin berbagi ilmu mengenai tips pembibitan ikan lele. Semoga ilmu yang saya dapat menjadi literatur bagi yang ingin memulai usaha pemijahan. Meskipun keberhasilan pemijahan ini selain karena ketrampilan, keuletan, perhatian kita akan tetapi lingkungan serta cuacapun harus kita perhatikan.
Beberapa tahapan dalam pemijahan saya rangkum secara garis besar tahapan penting. Berikut penjelasannya.
A. Tahap penyiapan kolam
Kolam yang saya akan saya jelaskan adalah kolam permanen dibuat sebanyak 4 buah dengan ukuran 2 x 4 m, dengan kedalaman kolam 50cm. Kolah haruslah dicuci bersih untuk menghindarkan dari jamur dan bakteri.


Selanjutnya pengisian air bersih dan jernih dengan ketinggian 20-30cm dari dasar kolam. Kemudian penempatan ijuk didasar kolam sebagai tempat menempelnya calon telur. Agar ijuk dapat bertahan didasar kita beri pemberat.
B. Tahap penyiapan lele betina (induk) dan pejantan
Induk lele yang baik (jenis sangkuriang, phyton, burma, masamo) haruslah berumur lebih dari 1 tahun, memiliki berat minimal 0.5kg dan induk telah siap matang gonat. Kematangan gonat biasanya dapat kita lihat secara fisik yaitu perut induk ketika diraba penuh isi telur. Pada kelamin induk berwarna merah keungu-unguan.

C. Pemindahan induk dan pejantan
Setelah pemilihan induk dan pejantan yang baik telah didapat, maka pemindahan dilakukan pada kolam pemijahan. Pemindahan sebaiknya dilakukan pada sore hari jam 5 - jam 6.
Proses pemijahan berlanjut pada menunggu induk bertelur dan dibuahi oleh pejantan. Biasanya induk akan bertelur pada tengah malam jam 24.00 sampai jam 04.00.


Pada jam 05.00 induk dan pejantan  untuk segera diangkat dari kolam pemijahan. Ini dikarenakan ketika hari telah terang jika induk dan pejantan tidak segera dipindahkan menyebabkan telur akan dimakan. Sangat disayangkan jika ini terjadi.
D. Penutupan rapat tanpa tembus cahaya
Penutupan area kolam pemijahan yang telah ada telurnya bertujuan agar proses penetasan maksimal. Karena telur memerlukan waktu penetasan selama 24 jam.

E. Pemberian pakan, Penyortiran, & Pemindahan bibit
Setelah 24 jam dan telur telah menetas menjadi bibit ikan lele, penutupan rapat dikurangi menjadi penutupan sedang sebagai peneduh dan mulai di beri makanan pertama berupa cacing sutera pada umur 3 hari sampai umur 1 minggu.
Pada umur 1 -2 minggu bibit lele diberi makan pelet psc atau sejenisnya.
Pada umur 2-4 minggu, bibit lele diberi pelet pf 800 bersamaan dengan penyortiran pada umur 3 minggu terus berkelanjutan setiap 1 minggu setelahnya. Penyortiran dan pemindahan ke kolam lainnya yang telah disiapkan bertujuan untuk mengurangi kepadatan populasi bibit yang hampir rata-rata mencapai 80.000 ekor bibit per sekali pemijahan. Pemindahan bibit ke kolam lain dibagi menjadi 20.000 ekor bibit setiap kolamnya.


Dan pada umur 4 minggu lebih, bibit lele diberi makanan pelet pf 1000 dan ini artinya bibit sudah siap di pasarkan ke petani pembesaran lele. Panjang bibit pada umur diatas 4 minggu sudah lebih dari 3cm.
Demikian, semoga bermanfaat.