Janggel/tongkol/jenjet/corncob jagung/corn merupakan limbah pertanian.
Hingga saat ini limbah janggel jagung masihlah terbuang sia-sia dan belum dilirik.
Hal ini terjadi karena beberapa pertimbangan dasar tentang bagaimana mengolahnya, untuk apa pemanfaatnya, serta tingginya nilai investasi yang harus dirogoh hingga janggel jagung tersebut bisa digunakan.
Memanglah hal diatas perlu kita kaji namun hal terpenting saat ini yang lebih kita pikirkan adalah kenapa janggel jagung menjadi pakan alternatif.
Janggel jagung menjadi pakan alternatif sebab telah dikeluarkannya hasil dari penelitian bahwa janggel jagung memiliki kandungan protein dan kalori yang bisa ditingkatkan melalui proses fermentasi oleh bakteri pengurai. Yakni protein 12% kalori 3.400 kcal/kg dan serat 16-17%.

Bahkan kandungan protein serta kalorinya melebihi komponen material pembuatan pakan lainnya.
Artinya ketika komponen material lain pada pembuatan pakan mengalami kenaikan harga sehingga kita tidak mampu membelinya maka janggel jagung setelah dijadikan tepung dan difermentasi dapatlah menjadi alternatif.

Beberapa peternak dalam mengaplikasikan tepung janggel jagung terfermentasi tanpa menggunakan material lainnya.

Seperti halnya tepung janggel jagung yang terus kami produksi baik untuk memenuhi kebutuhan peternak juga untuk memenuhi kebutuhan ternak kami sendiri telah cukup hanya dengan tepung janggel jagung.

Pemanfaatan tepung janggel jagung tidak hanya untuk ternak sapi dan kambing akan tetapi unggas seperti bebek, entok, ayam kampung, ayam joper ( jowo super ), ayam petelur, serta ayam sayur.


Oleh karenanya tepung janggel jagung yang kami produksi memiliki mesh 2 - 8 milimeter disesuaikan penggunaannya.

Dan kedepan melalui managemen terencana kami akan menyediakan pakan alternatif organik siap dikonsumsikan dengan harga lebih murah.
So.. Bagi yang membutuhkan bisa menghubungi kami segera.

Bagi peternak yang telah mengetahui perhitungan beternak untuk mendapatkan keuntungan tapi tetap menghasilkan ternak yang baik,  bahkan rasa dagingnya lebih gurih,  maka pakan organik sebagai salah satu alternatif yang tepat.

Tidak ada yang rugi ketika kita beralih pada pakan organik ketika pada zaman yang serba modern sekarang ini muncul banyak zat negatif merugikan pengkonsumsinya hingga menimbulkan penyakit baru.

Bagi yang belum memulai ayo bersegeralah memulai dari sekarang!! Gunakan produk organik sebagai wujud pelestarian dan dukungan kita pada lingkungan

2 comments so far,Add yours